Lampung Selatan, aspirasilampung.com-Suhadirin nggota DPRD Lampung Selatan laksanakan sosialisasi pembinaan ideologi dan wawasan kebangsaan di Jondong Kecamatan Rajabasa Lampung Selatan, Jum’at, (10/7/2026) sore.
Kegiatan ini dihadiri oleh Suhadirin anggota DPRD Lamsel, Kades Jondong, tokoh adat, tokoh masyarakat dan warga setempat
Dalam sambutannya, Zakariya Kades Jondong mengucapkan terima kasih atas kehadiran anggota DPRD di desanya untuk sosialisasi pembinaan Ideologi Pancasila.
“Kita berharap kehadiran bapak Suhadirin tidak hanya hari ini saja. Didesa ini ada program yang butuh bantuan/dorongan DPRD. Harapannya kedepan bapak Suhadirin bisa membantu program desa kita ini,”Harapnya.
Sementara, Suhadirin menjelaskan bahwa kegiatan sore hari ini adalah sosialisasi pembinaan ideologi Pancasila dan wawasan kebangsaan. “Masyarakat kita ini sudah sadah, khususnya masyarakat Lampung karena sangat welcome kepada siapa pun! Mau Sunda ada, mau Jawa ada, kurang apa lagi! Sifat gotong royong nya masih kuat,”Jelasnya.
Selain isi kegiatan, anggota Fraksi Nasdem Lamsel ini juga menyampaikan program Bupati Lampung Selatan yakni program desa HELAU (Hijau, Elok, Lestari, Aman dan Unggul). Untuk itu, Suhadirin mengajak warga setempat agar mendukung program desa HELAU tersebut karena merupakan program Bupati Lampung Selatan tahun 2026.
“Program Desa HELAU ini dapat tercapai, tetapi apabila masyarakat kita kompak. Saya yakin masyrakat kita disini. Kalau desa kita rapih, bersih, indah. Desa kita hijau, elok, lestari, aman, unggul, siapa gak yang suka. Saya hanya menyampaikan bahwa program ini bagus . Apalagi progam ini ada bonusnya dari bupati. Kalau di Desa Kuripan, itu dilombakan setiap RT, jadi akhirnya fokus ke desa. Perlombaan antar RT itu dinilai oleh desa dan hadiahnya dari pemerintah desa, kemudian kalau bagus dimajukan ke-Kecamatan. Jadi, kita harus kompak laksanakan program desa HELAU ini,”Urainya.
Usai sambutan, Suhadirin memberikan kuis berhadiah kepada 5 orang peserta.
Selanjutnya, Supana Spd sebagai Pemateri menerangkan, ideologi pancasila adalah kumpulan nilai dan norma yang menjadi landasan keyakinan dan cara berpikir untuk mencapai tujuan berdasarkan lima sila.
“Sedangkan, wawasan kebangsaan adalah cara pandang bangsa Indonesia dalam mengelola kehidupan berbangsa dan bernegara yang dilandasi jati diri bangsa dan kesadaran terhadap sistem nasional yang bersumber dari pancasila, Undang-undang Dasar (UUD) 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan Bhinneka Tunggal Ika, untuk memecahkan berbagai persoalan bangsa dan negara demi mencapai masyarakat yang aman, adil, makmur dan sejahtera. Hakekat wawasan kebangsaan adalah keutuhan nasional,”Ujar pria kelahiran Kulon Progo Jogjakarta tersebut.
(Anesmi Hokage).



