Thursday, April 30, 2026
Google search engine
HomeLampung SelatanSuhadirin Anggota DPRD Fraksi Nasdem Sosialisasi Pembinaan IPWK, Warga Tajimalela Sampaikan Usulan...

Suhadirin Anggota DPRD Fraksi Nasdem Sosialisasi Pembinaan IPWK, Warga Tajimalela Sampaikan Usulan Pembangunan Jalan

LAMPUNG SELATAN,Aspirasilampung.com–Anggota DPRD Lampung Selatan Fraksi Nasdem gelar sosialisasi pembinaan ideologi Pancasila dan wawasan kebangsaan di Dusun 7 Desa Tajimalela Kecamatan Kalianda Lamsel, (10/3/2026).

Hadir pada acara ini, Suhadirin Anggota DPRD, tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh pemuda dan warga setempat.

Acara dimulai dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, Mars Lampung Selatan dan dilanjut doa.

Hamdan selaku tokoh masyarakat di Dusun 7 Desa Tajimalela, dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada anggota DPRD yang telah melaksanakan sosialisasi pembinaan IPWK di Desa Tajimalela.

“Dengan senang hati kami doa kan semoga pak dewan tetap Istiqomah membantu memperjuangkan usulan/aspirasi kami yakni infrastruktur di wilayah kami,”ungkapnya.

Menanggapi penyampaian tokoh masyarakat setempat terkait usulan warga, Suhadirin menjelaskan bahwa aspirasi masyarakat tersebut tetap diusung dan dimasukan dalam Pokir DPRD.

“Menanggapi penyampaian bang Hamdan tadi. Sudah dua kali, tahun kemarin saya masukan dalam Pokir, Alhamdulillah belum berhasil. Tahun ini, saya masukan lagi dalam Pokir dan akan diperjuangkan sampai gol. Kita hanya mengusulkan, mengawal, karena kita bukan pemegang kebijakan. Jalan ini memang milik kita semua, mari kita doa semoga berhasil, “ujarnya.

Berkenaan materi IPWK, kata Suhadirin, akan disampaikan oleh pemateri. Harapannya, bisa terapkan dalam kehidupan sehari-hari.

“Nilai pancasila itu sudah dan tengah dilaksanakan dalam kehidupan sehari-hari, buktinya pertemuan ini,”jelasnya.

Usai sambutan, Suhadirin mengadakan kuis tentang Pancasila. Bagi 10 peserta yang bisa menjawab dengan benar, mendapat hadiah.

Selanjutnya, Supana Spd sebagai Pemateri menerangkan, ideologi pancasila adalah kumpulan nilai dan norma yang menjadi landasan keyakinan dan cara berpikir untuk mencapai tujuan berdasarkan lima sila.

“Sedangkan, wawasan kebangsaan adalah cara pandang bangsa Indonesia dalam mengelola kehidupan berbangsa dan bernegara yang dilandasi jati diri bangsa dan kesadaran terhadap sistem nasional yang bersumber dari pancasila, Undang-undang Dasar (UUD) 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan Bhinneka Tunggal Ika, untuk memecahkan berbagai persoalan bangsa dan negara demi mencapai masyarakat yang aman, adil, makmur dan sejahtera. Hakekat wawasan kebangsaan adalah keutuhan nasional,”kata pria kelahiran Kulon Progo Yogjakarta tersebut.(Anesmi)

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments