LAMPUNG SELATAN, aspirasiralampung.com — Ideologi Pancasila itu adalah landasan yang disebutkan dalam 5 sila dan wawasan kebangsaan itu ada 4 pilar : Pancasila, NKRI harga mati, UUD 1945 dan bineka tunggal Ika.
Hal ini disampaikan Suhadirin kepada warga saat menggelar sosialisasi pembinaan ideologi Pancasila dan wawasan kebangsaan di Kelurahan Way Lubuk Kalianda, Senin (15/6/2026) siang.
“Ideologi Pancasila ini sebagai benteng terakhir kita, sebagai benteng masyarakat kita diera informasi yang sangat luar biasa pada hari ini. Beita hari ini perdetik informasi dapat kita terima dan disitu lah dapat kita saring informasi apa yang masuk. Apakah baik untuk kita atau tidak,”Jelasnya.
Dalam kegiatan tersebut, Suhadirin meminta warga untuk mendukung program bupati Lamsel seperti program desa helau.
Anggota komisi 2 ini, juga menyarankan kepada pemerintahan kelurahan warga agar segera membentuk satuan tugas (Satgas) kelurah yang terintegrasi dengan satgas kecamatan dan kabupaten.
“HELAU itu Hijau, Elok, Lestari, Aman dan Unggul. Desa HELAU ini dilombakan maka berlombalah dalam kebaikan supaya pemerintah kabupaten melirik desa/kelurahan kita,”Ujarnya.
Sementara, Lurah Way Lubuk, Heru Junaidi menghimbau warga yang hadir diacara tersebut agar menyimak isi materi IPWK. Ia juga meminta warga aga antusias mengikuti kegiatan lomba desa helau yang merupakan program Bupati Lampung Selatan.
“Makna desa helau itu adalah semangat gotong royong. Kami mohon bapak ibu dapat ikut serta mensukseskan program ini,”Jelasnya.
Selanjutnya, berkenaan sosialisasi pembinaan IPWK, Supana SPD sebagai pemateri menerangkan, ideologi pancasila adalah kumpulan nilai dan norma yang menjadi landasan keyakinan dan cara berpikir untuk mencapai tujuan berdasarkan lima sila.
“Sedangkan, wawasan kebangsaan adalah cara pandang bangsa Indonesia dalam mengelola kehidupan berbangsa dan bernegara yang dilandasi jati diri bangsa dan kesadaran terhadap sistem nasional yang bersumber dari pancasila, Undang-undang Dasar (UUD) 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan Bhinneka Tunggal Ika, untuk memecahkan berbagai persoalan bangsa dan negara demi mencapai masyarakat yang aman, adil, makmur dan sejahtera. Hakekat wawasan kebangsaan adalah keutuhan nasional,”Ujar pria kelahiran Kulon Progo Jogjakarta tersebut.
Untuk diketahui :
Selain Suhadirin Anggota DPRD Lamsel, acara sosialisasi ini dihadiri juga oleh Lurah Way Lubuk, tokoh masyarakat, tokoh pemuda dan para undangan.
Acara dimulai dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, Mars Lampung Selatan dan dilanjut doa.
( Anesmi Hokage).



