Politik

Politisi Golkar Nilai Musa Ahmad dan Ardito Berhasil Bangun Lampung Tengah

Bupati Musa Ahmad dan Wakil Bupati (Wabup) Ardito Wijaya dinilai telah membawa kemajuan Kabupaten Lampung Tengah (Lamteng) secara nyata. Hal ini disampaikan Ketua Fraksi Partai Partai Golkar DPRD Lamteng, Umar, Senin, (7 Maret 2022).

Menurut dia, Peraturan Daerah (Perda) Nomor 4 Tahun 2021 tentang RPJMD Tahun 2021-2026 dengan visi ‘Mewujudkan Rakyat Lampung Tengah Berjaya’ menjadi arah bagi perencanaan dan pelaksanaan pembangunan yang baik.

“Program kerja kepala daerah kita sudah jelas. Capaianya dalam satu tahun ini pun sudah terlihat dan sudah bisa dirasakan warga,” kata dia.

Ia menjelaskan, lima program yang menjadi fokus bupati dan wabup ini adalah peningkatan taraf kesehatan, pendidikan, dan kehidupan sosial budaya masyarakat. Pemkab juga dinilai telah mampu meningkatkan kualitas Infrastruktur berwawasan lingkungan.

“Kerja nyata mereka juga fokus pada peningkatkan pemberdayaan masyarakat melalui peningkatan produksi pertanian dan perkuatan kesehatan pangan, serta stabilitas harga jual hasil tani. Selain itu, menciptakan kondisi masyarakat yang tertib, aman, damai serta kondusif guna peningkatan investasi daerah,” ungkapnya.

Di bidang peningkatan pendidikan, selain dilaksanakan pembangunan sarana dan prasarana, pemkab juga disebut telah meningkatkan kuantitas dan kualitas tenaga pengajar melalui program Guru Penggerak. Saat ini Lamteng memiliki 48 Guru Penggerak bekerja sama dengan Universitas Lampung (Unila).

“Ini dilakukan bupati dalam rangka menanamkan karakter pada generasi muda di era digital,” imbuhnya.

Dalam upaya penanganan covid-19, Pemkab juga dinilai mampu menjangkau penanggulangan hingga ke tingkat kampung melalui pembentukan satgas. Selain itu, kepemimpinan Musa Ahmad juga dibilang berhasil dalam pengendalian oksigen untuk pasien covid-19, pendistribusian bansos, hingga percepatan vaksinasi.

“Kita masih ingat bagaimana kelangkaan oksigen saat covid-19 gelombang kedua. Bupati bersama Ketua DPRD dan Kapolres terus berupaya semaksimal mungkin untuk menjamin ketersediaan oksigen yang dibutuhkan,” tegasnya.

Sedangkan di bidang pertanian, Umar menyebut bupati telah berhasil mempertahankan peningkatan produksi padi sebesar 652.782 ton, meningkat 53.767 Ton dari tahun 2020, dan berhasil menyumbang konstribusi terbesar di Propinsi Lampung sebesar 22,6% dari total produksi padi.

“Ada juga tren peningkatan tanaman palawija juga berhasil dipertahankan. Produksi jagung mencapai 482.411 ton, meningkat 66.090 ton gari 416.321 ton dibanding 2020,” kata dia. (al/lampost)

Berita Terkait

Demokrat Lampung Rombak Total Kepengurusan DPC

Aspirasi Lampung