29.2 C
Bandar Lampung
25 September, 2021
Agama Hukum

Ironis, Perancang Hukuman Cambuk di Aceh Dihukum Cambuk karena Selingkuh

Mukhlis, pencetus hukuman cambuk di Aceh, tertangkap basah berzina dengan istri orang. Sang perancang hukuman cambuk inipun tak pelak dijatuhi hukuman cambuk.

Sebagaimana dikutip Warta Kota, Mukhlis dikenal sebagai pencetus hukuman cambuk, membantu merancang undang-undang khusus tentang perzinaan. Mukhlis adalah bagian dari Dewan Ulama Aceh yang membantu merancang undang-undang syariah yang menghukum pezina.

Undang-undang tersebut memerintahkan para pezina untuk dicambuk di depan umum.

Ironisnya, Mukhlis sendiri malah diketahui berselingkuh dengan seorang wanita yang sudah menikah dengan suami yang sah. Mukhlis dijatuhi hukuman 28 cambukan karena dia berselingkuh dengan istri orang lain, seorang wanita yang sudah menikah.

Wanita yang dituduh berselingkuh dengan Mukhlis, dihadirkan ke atas panggung dan dicambuk 23 kali.

Diketahui, penerapan hukuman cambuk di Aceh dinilai masyarakat di sana, efektif untuk mengurangi perzinaan. Hukuman cambuk mempermalukan pelaku di depan umum karena selingkuh atau berzina.

Sumber: Tribunnews

Berita Terkait

Nasaruddin Umar: Saat ini Terjadi Deindonesianisasi Pemahaman Keagamaan

AspirasiLampung

Terima Uang untuk Sejumlah Proyek, Bupati Lampung Utara Kena OTT KPK

AspirasiLampung

3 Skincare Products You Need to Bring the Spa Home

AspirasiLampung