30.2 C
Bandar Lampung
4 August, 2021
Kesehatan Politik

Bambang Suryadi, Anggota DPR Asal Lamteng, Meninggal Dunia

Bambang Suryadi, politisi PDIP asal Lampung Tengah yang meninggal dunia diduga akibat Covid-19 di RS Fatmawati, Jakarta, Senin (4/1) dimakamkan di Terbanggibesar, Lamteng.

Kedatangan jenazah anggota Komisi V DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan Bambang Suryadi disambut tangis histeris sang istri di Dusun III, Kampung Terbanggibesar, Lampung Tengah, Senin (4/1) sekitar pukul 15.56 WIB.

Ketua DPC PDI Perjuangan yang juga Bupati Lamteng Loekman Djoyosoemarto beserta kader-kader PDI Perjuangan menyambut kedatangan jenazah Bambang Suryadi.

Dalam prosesi pemakaman yang dilaksanakan secara protokol kesehatan Covid-19, kader-kader PDI Perjuangan menyanyikan lagu Mars PDI Perjuangan. Loekman Djoyosoemarto yang mimpin proses pemakaman menyatakan wasiat almarhum minta dinyanyikan Mars PDI Perjuangan saat dimakamkan.

“Wasiat almarhum minta dinyanyikan Mars PDI Perjuangan,” katanya.

Ketua DPRD Lamteng yang juga Ketua Bappilu PDI Perjuangan Sumarsono mengatakan, PDI Perjuangan kehilangan sosok pemimpin sekaligus guru yang selama ini sangat mengayomi para kader. “Bambang Suryadi adalah panutan kader PDI Perjuangan Lamteng,” katanya.

Bambang Suryadi, kata Sumarsono, benar-benar berjuang dari bawah. Mulai dari pengurus ranting, kecamatan, dan kabupaten. Demikian pula di kursi legislatif, Bambang Suryadi mulai dari anggota DPRD kabupaten, provinsi, baru ke DPR RI.

“Makanya ketika almarhum berwasiat untuk dimakamkan di Lamteng, keluarga maupun saudara seperjuangan di partai sangat setuju,” ujarnya.

Semasa hidupnya, kata Sumarsono, almarhum sempat meminta separuh tanah tersebut ungtuk dibangun rumah aspirasi. Permintaan itu diajukan sampai empat kali.

“Mengingat hal ini, makanya saya mengusulkan kepada keluarga agar almarhum dimakamkan di tanah ini,” katanya.

Sumarsono mengakui, sebagai kader pejuang di DPC PDI Perjuangan Lamteng yang telah mengasah para kader, mengasuh, dan membesarkan partai, ada keinginan memakamkan almarhum di dekat kantor DPC PDIP di Kelurahan Seputihjaya, Kecamatan Gunungsugih.

“Tapi tanah di kantor DPC PDI Perjuangan terlalu dekat dengan pemukiman padat penduduk, sehingga tidak bisa dilakukan,” ucapnya.

Sumarsono berharap seluruh kader PDI Perjuangan Lamteng mengikuti langkah perjuangan Bambang Suryadi yang terus maju karena memiliki kemampuan serta pemahaman yang baik mengenai partai dan jalan perjuangannya.

“Almarhum mampu menjelaskan Trisakti, Pancasila, dan pikiran-pikiran Bunga Karno. Itu yang harus ditiru para kader.

Camat Terbanggibesar Fathul Arifin menyatakan pemakaman dilaksanakan secara protokol kesehatan Covid-19.

“Pemakaman menggunakan protokol Covid-19. Almarhum dimakamkan di ladang milik Ketua DPRD Lamteng Sumarsono,” sebutnya.

Ditanya apakah ada penolakan dari warga, Fathul menyatakan tidak ada.

“Nggak ada kalau di sini. Surat pernyataan kesediaan dimakamkan juga sudah ditandatangani Kakam Terbanggibesar Haidir dan saya sendiri,” ujarnya.

Diketahui Bambang Suryadi meninggal dunia di RS Fatmawati, Jakarta, Senin (4/1) sekitar pukul 03.40 WIB. Basur –sapaan akrabnya– dikabarkan meninggal karena terserang Covid-19.

Berita Terkait

Surya Paloh Kembali Nahkodai Partai Nasdem, Ini Sususan Lengkap Pengurusnya

AspirasiLampung

Rycko Menoza Usung Visi “Bandar Lampung Baru” di Pilwakot 2020

AspirasiLampung

Helen Mirren’s MUA Reveals Her 9 Best Tips for Wearing Makeup Over 50

AspirasiLampung